Oktober 07, 2010

Waiting...


Hmm...
Semakin jarang bisa melihat matamu..
Apalagi untuk bisa membelai lembut pipi dan bahumu...
Tahukan kamu, sayang...
Hari-hari ini aku merasa sunyi..
Hari-hari ini aku merasa sepi...
Bahkan tawa ceria bersama sahabat-sahabatku pun,
tak sanggup ubahkan rasa hampa yg kau tinggalkan di hati ini..

Aku rindu kamu, kasihku...
Sungguh...kuharap kamu pun begitu..

Aku sedih, dan sendiri..
Tapi aku tak mau menangis..
Karena ku tau, tangisku adalah tangismu
dan aku benci melihatmu sedih..

Ingin rasanya aku berlari
meninggalkan si sepi sorang diri
Agar aku bebas dan kembali bermadu dengan suka
Tapi, sayang...
Berulang kali kubilang padamu,
Kasih...Senyummu adalah Energiku..
Seperti matahari bagi bumi
Aku butuh senyummu...
Agar jiwaku kembali merekah seperti fajar
Aku butuh belaimu..
Agar hatiku kembali hangat
Aku butuh ciummu..
Agar aku yakin, bahwa kau masih milikku...

Oh, kekasih jiwaku..
Pulanglah..
Disini lenganku menanti dadamu..
Menanti sandaran bahuku yang paling kurindukan
Menanti peluk hangatmu yang mampu redakan semua resahku...

Ahhh...Jiwaku..
Mampukah kau menahan sedikit lagi waktu
Menahan segenap rasa dan asamu untuk Kasihku..
Jiwaku...
Bersabarlah..
Kasihku pasti pulang..
Dan membawa kembali sang tenang..
Menghangatkan kita dengan senyumnya..

Kasihku...
'Cepat Pulang...' kata jiwaku..
Dengarakah kau, sayang...
Aku dan jiwaku merindukanmu..
Sangat..

0 komentar:

Posting Komentar